Titik Awal
Website lama hilang, tanpa backup
Pada studi kasus ini, titik awalnya bukan redesign biasa, tapi kondisi darurat: website lama sudah tidak bisa dipulihkan karena hosting dan domain tidak diperpanjang terlalu lama, sementara backup juga tidak tersedia.
Website yang dibangun ulang adalah hydrantsystem.co.id, sebagai kelanjutan dari website sebelumnya di firesystem.co.id.
Titik Awal
Website lama hilang, tanpa backup
Solusi
Rebuild total dari nol
Stack Utama
GeneratePress + GenerateBlocks
PageSpeed Desktop
100 / 98 / 100 / 92
Jika website lama Anda sudah hilang dari server dan tidak ada backup, diskusikan dulu via konsultasi gratis agar langkah recovery dan rebuild-nya tepat.
Pada 10 Juni 2024, tim PT Rasa Nday Suksindo menghubungi saya karena website mereka saat itu, firesystem.co.id, mengalami masalah: semua halaman selain homepage menampilkan 404 Not Found setelah migrasi ke Hostinger.
Masalah seperti ini termasuk kasus klasik di WordPress dan biasanya terkait konfigurasi permalink atau rewrite rules. Setelah klien menjelaskan gejalanya, perbaikan bisa saya selesaikan dalam hitungan menit.
Klien kembali menghubungi saya pada 29 Oktober 2025 untuk mengaktifkan kembali website yang sebelumnya nonaktif karena domain dan hosting tidak diperpanjang.
Tantangannya:
Artinya, opsi restore tidak tersedia. Satu-satunya langkah realistis adalah membangun website dari nol.
Setelah diskusi via call, kami sepakat untuk rebuild total, lalu saya siapkan proposal penawaran dan mulai eksekusi pembangunan ulang.
Stack utama yang saya gunakan:
Alasannya sama seperti mayoritas proyek saya: ringan, fleksibel, dan lebih aman untuk maintainability jangka panjang dibanding stack yang terlalu berat.
Untuk meningkatkan kesan pertama di homepage, saya menggunakan Gemini AI untuk menghasilkan video singkat yang diletakkan di area hero. Hasilnya, section pembuka terasa lebih hidup tanpa perlu menambah elemen berat yang tidak perlu.

Salah satu keputusan terpenting di proyek ini adalah tidak memakai WooCommerce untuk kebutuhan katalog produk.
Kenapa?
Sebagai gantinya, saya membangun halaman shop dan single product menggunakan:
Dengan cara ini, pengalaman visual tetap seperti halaman produk profesional, tapi arsitektur tetap lebih ringan dan sesuai kebutuhan bisnis.
Berikut plugin yang dipakai pada proyek ini:
Carousel Slider Block
Untuk testimonial berjalan, dokumentasi video, dan gallery photo.
Fluent Snippets
Untuk custom snippets.
GenerateBlocks
Sebagai page builder utama.
GP Premium
Untuk fitur tambahan GeneratePress Pro.
LiteSpeed Cache
Dipilih karena Hostinger menggunakan LiteSpeed Web Server, jadi ini opsi cache paling masuk akal.
NinjaFirewall (WP Edition)
Untuk lapisan keamanan tambahan.
Safe SVG
Untuk penggunaan aset logo berbasis SVG.
Secure Custom Fields (SCF)
Untuk CPT dan custom fields.
Slim SEO
Plugin SEO yang ringan dan sesuai kebutuhan proyek.
WA Floating Chat
Plugin internal kami untuk WhatsApp floating chat.
WC Product Gallery
Untuk gallery di halaman single product, agar tetap terasa seperti experience WooCommerce, tetapi dengan data yang dikelola lewat custom fields.
Homepage lama (before):

Homepage baru (after):



Hasil PageSpeed desktop:

Setelah rebuild:
Jika website Anda sudah tidak bisa dipulihkan, atau Anda ingin membangun ulang dengan stack yang lebih ringan dan maintainable, kita bisa mulai dari audit kebutuhan dulu.
Lihat juga jasa pembuatan website dan jasa custom plugin WordPress sesuai scope proyek Anda.
Founder Harun Studio & web developer, blogger, serta hosting reviewer. Telah membantu pemilik bisnis meraih kesuksesan dengan design, development dan maintenance sejak 2021.
Baca juga insight lain yang masih relevan dengan topik ini.
Studi kasus PT Zumatic: peningkatan performa mobile 53→93 dan desktop 81→100 lewat audit teknis, optimasi loading WordPress, dan penyederhanaan sistem pengelolaan konten.
Bagaimana kami meningkatkan kecepatan loading website 8x lipat, mengurangi biaya hosting 100%, dan menyederhanakan workflow dengan memigrasikan dari WordPress ke Astro.js.
Studi kasus Muslimadani.id: dari website lambat ke toko online yang lebih cepat dan siap konversi melalui audit bottleneck, optimasi teknis, dan migrasi infrastruktur.